Kemampuan dalam berorganisasi dalam kehidupan kita sehari-hari ini sudah tidak asing lagi untuk kita lihat, dimana disekeliling kehidupan kita sering terjadi tindakan-tindakan Organisasi berupa tindakan kemampuan organisasi yang positif maupun yang negatif. dan disini saya akan memberikan sedikit gambaran contoh bagaimana Kemampuan Organisasi dalam melakukan hal-hal yang positif dan adapun yang negatif.

Contoh Tingkah Laku Sosial Positif :

kalian tentu masih ingat kasus musibah yang terjadi di negara kita belakangan ini. saya ambil contoh Mentawai, dimana banyak dari beberapa Organisasi sosial yang memiliki hati untuk membantu saudara-saudara kita disana. Dengan berbagai cara mereka masing-masing, ada yang mengumpulkan bantuan berupa uang cash lalu disumbangkan langsung kesana ada pula yang menyumbang makanan,obat-obatan,dan pakaian mereka untuk saudara-saudara kita disana itu sudah mencerminkan Tingkah Laku Sosial yang sangat Positf. dan seperti yang tercatat didalam berita pemerintahan.

6 HELIKOPTER SALURKAN BANTUAN KE MENTAWAI

Padang, 2/11/2010 (Kominfo-Newsroom) Enam unit helikopter dikerahkan untuk menyalurkan bantuan kepada korban Tsunami di Kabupaten Kepuluan Mentawai, Sumatera Barat. Enam helikop tertersebut empat unit dari PMI, satu milik TNI serta satu dari PT Nowmont.

Menurut Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Sumbar Ade Edwar,Selasa (2/11), helikopter tersebut membawa barang bantuan dari paradonatur yang dikumpulkan Posko Bantuan Gempa dan Tsunami BPBD Sumbar. “Helikopter tersebut berangkat dari bandara InternasionalMinangkabau, Ketaping menuju Kabupaten Kepuluan Mentawai,”katanya.

Dia menambahkan helikopter tersebut berangkat setiap harimembawa barang bantuan ke Kabupaten Kepuluan Mentawai. “Di samping membawa bantuan, helikopter juga membawa korban Tsunami yang akandirawat ke rumah sakit M. Jamil Padang,” katanya.

Helikopter ini mendistribusikan bantuan kepada warga yang beradadi tempat yang sulit di tembus relawan. “Helikopter tersebut sangatefisien mendistribusikan bantuan yang sulit ditembus para relawan,”katanya.

Bantuan juga distribusikan melalui kapal yang diberangkat dari Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang. “Kapal juga dapat membawa bantuan, para relawan, serta tim medis untuk membantu pengobatan warga yang berada di tempat pengungsian,” kata Ade.

Dia menambahkan, walaupun cuaca buruk seperti diprediksi BMKG,mereka tetap mendistribusikan bantuan. “Tidak ada bantuan yangmenumpuk di Posko Bantuan Gempa BPBD Sumbar, pendistribusiamdilakukan dengan helikopter dan kapal,” tegasnya.

BMKG memprediksi cuaca buruk di perairan Mentawai pada 30 dan 31Oktober, serta 1 dan 2 November 2010, dengan demikian hingga tigahari ke depan pendistribusian bantuan cukup oleh kapal laut cukupberbahaya bagi keselamatan para relawan yang mengantarkan bantuan.Prediksi BMKG itu menyebutkan akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan gelombang laut mencapai empat hingga lima meter.(antara/dry)