Pada suatu hari di sebuah Gereja tampak seorang Pendeta sedang mengucapkan doa yang luar biasa panjangnya.

Pada akhir doanya sang Pendeta pun masih saja menanyakan kepada para jemaatnya :
“Apa lagi yang perlu saya panjatkan?”

“Amieennnn . . . ,” terdengar jawaban serempak dari para jemaat semuanya yang hadir disitu.